Tampilkan postingan dengan label Nationality. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nationality. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Februari 2012

A Journey to Kokapoi South Minahasa

Pemandangan Indah menyambut kedatangan kami di Kokapoi


Tahun 2008 setelah aku kembali dari Soe NTT, aku mendapat suatu pengalaman di tanah sendiri yang rasanya gak akan pernah aku lupakan... Ternyata di tanah Minahasa, dimana tingkat kemakmuran jauh lebih baik dari tempat tugasku di Soe NTT masih ada lokasi perkampungan yang sangat sukar untuk dicapai, bukan hanya dengan kendaraan bermotor tapi dengan berjalan kakipun itu terasa sukar...

Sebuah perjalanan untuk pengobatan medis yang kami juluki petualangan Kokapoi... Ya, itu nama daerah tujuan perjalananku, desa Trans Kokapoi Kakenturan Kecamatan Modoinding Kabupaten Minahasa Selatan, daerah dataran tinggi di Minahasa dengan suhu yang bbbbrrrrr dingin menyejukkan...

Perjalanan ke desa Kokapoi dilakukan dalam 2 tahap, perjalanan dari Manado - Kakenturan ditempuh selama kurang lebih 3-4 jam dengan kendaraan pribadi... menyenangkan sekali menikmati udara pagi yang menyejukkan, menyehatkan buat paru-paruku yang selalu bergaul dengan polusi dan asap rokok... Tiba di desa Kakenturan disinilah petualangan 14 KM road to Kokapoi dimulai... suatu perjalanan yang diluar bayangan semua yang ikut dalam rombongan kesehatan pagi itu...

Tanpa mengenal medan so pasti tanpa persiapan untuk mengantisipasi... Kendaraan yang akan ditumpangi adalah sepeda motor, mereka menyebutnya "trail", sepeda motor yang sudah dimodifikasi...

Medan "mengerikan" yang harus kulalui benar-benar jauh di luar dugaanku, jalan tanah, melewati pematang sawah, hujan sepanjang perjalanan membuatku basah kuyup plus kedinginan plus berjalan tanpa alas kaki karena sandal jepit yang kupakai berulang kali tertancap di lumpur...

Aku sudah kembali dari PTT, aku sudah mengikuti baksos berulang kali tapi baru kali ini aku menemukan tantangan seru....

yuk lihat dokumentasiku...


Jalan-jalan di pasar Modoinding

Daging ini kalo sudah diolah... enak

Ini motor yang jadi kendaraanku ke desa tujuan

Padamu negeri aku berbakti
wajah ceria yang gak mengetahui tantangan besar selanjutnya

sekitar 1/4 awal perjalanan kami

sandal jepit yang akhirnya harus rela ku lepas

Semangat walau basah kuyup


Pemeriksaan kesehatan



Terlelap diantara tumpukan obat


A part of us

Walau hidup terasing tidak menyurutkan semangat mereka merayakan 17 Agustus

Semotor ber"3"

Perjuangan

Perjalanan pulang

Minggu, 22 Januari 2012

Gong Xi Fa Cai 2012... Xin Nien Kuai Le



Gong Xi Fa Cai, Wan Shi Ru Yi, Nian Nian You Yu Cai, Da Ji Da Li, Shen Yi Xing Long...

ucapan selamat tahun baru imlek dariku yang memiliki garis keturunan chinese tapi sangat amat tidak paham dengan tradisi dan kebudayaan leluhurku...

Tahun Baru Imlek merupakan perayaan terpenting orang Tionghoa. Perayaan tahun baru imlek dimulai di hari pertama bulan pertama (bahasa Tionghoa: 正月; pinyin: zhēng yuè) di penanggalan Tionghoa dan berakhir dengan Cap Go Meh 十五冥 元宵节 di tanggal kelima belas (pada saat bulan purnama). Malam tahun baru imlek dikenal sebagai Chúxī yang berarti "malam pergantian tahun". _wikipedia_


Mitos Tahun Baru Imlek

Menurut legenda, dahulu kala, Nián (年) adalah seekor raksasa pemakan manusia dari pegunungan (atau dalam ragam hikayat lain, dari bawah laut), yang muncul di akhir musim dingin untuk memakan hasil panen, ternak dan bahkan penduduk desa. Untuk melindungi diri mereka, para penduduk menaruh makanan di depan pintu mereka pada awal tahun. DIpercaya bahwa melakukan hal itu Nian akan memakan makanan yang telah mereka siapkan dan tidak akan menyerang orang atau mencuri ternak dan hasil Panen.

Pada suatu waktu, penduduk melihat bahwa Nian lari ketakutan setelah bertemu dengan seorang anak kecil yang mengenakan pakaian berwarna merah. Penduduk kemudian percaya bahwa Nian takut akan warna merah, sehingga setiap kali tahun baru akan datang, para penduduk akan menggantungkan lentera dan gulungan kerta merah di jendela dan pintu. Mereka juga menggunakan kembang api untuk menakuti Nian. Adat-adat pengurisan Nian ini kemudian berkempang menjadi perayaan Tahun Baru. Guò nián (Hanzi tradisional: 過年; bahasa Tionghoa: 过年), yang berarti “menyambut tahun baru”, secara harafiah berarti “mengusir Nian”.
 
Sejak saat itu, Nian tidak pernah datang kembali ke desa. Nian pada akhirnya ditangkap oleh 鸿钧老祖 atau 鸿钧天尊Hongjun Laozu, seorang Pendeta Tao dan Nian kemudian menjadi kendaraan Honjun Laozu. _wikipedia_

Di Indonesia, Sejak tahun 1968 s/d 1999, perayaan tahun baru Imlek dilarang untuk dirayakan di depan umum. Hal itu berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 1967, yang dikeluarkan oleh Presiden Soeharto. Serta melarang segala hal yang berbau Tionghoa, termasuk di antaranya tahun baru Imlek.

Namun, sejak kepemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid, masyarakat keturunan Tionghoa di Indonesia, kembali mendapatkan kebebasan dalam merayakan tahun baru Imlek, yaitu di mulai pada tahun 2000. Dimana, Presiden Abdurrahman Wahid secara resmi mencabut Inpres Nomor 14/1967.

Serta menggantikannya dengan Keputusan Presiden Nomor 19/2001 tertanggal 9 April 2001 yang meresmikan Imlek sebagai hari libur fakultatif (hanya berlaku bagi mereka yang merayakannya).

Selanjutnya, baru pada tahun 2002, Imlek resmi dinyatakan sebagai salah satu hari libur nasional oleh Presiden Megawati Soekarnoputri mulai tahun 2003 hingga saat ini
... _kabar indonesia_
beautiful ornament at Mantos Mall Manado
warga keturunan chinese sangat banyak diseluruh dunia, merupakan suku bangsa dengan jumlah penduduk terbanyak... salah satunya di Indonesia... 

Seperti yag ku tuliskan di awal blog ini, bahwa akupun harus mengakui kalau aku adalah salah satu dari warga keturunan chinese yang bisa hidup dan melakukan semua aktivitasku di Indonesia... walaupun aku sendiri tidak mengetahui dengan jelas setiap tradisi orang china seperti kebanyakan warga keturunan lainnya... ini semua punya sebab dan akibat... 

Kerasnya penolakan dan intimidasi terhadap warga keturunan di Indonesia pada zaman dahulu membuat keluarga besar papaku sesudah kematian opa (_opaku impor langsung dari Kanton China, cakep banget seperti pemain-pemain film china yang kuliat di TV, sayang aku gak pernah mengenalnya secara langsung) berusaha melupakan setiap tradisi leluhurnya demi kelangsungan hidup di Indonesia walaupun omaku sendiri gak 100% pure Indonesia... 
Semua nama keluarga, semua tradisi, bahasa seperti lenyap... hanya satu hal yang gak bisa lenyap walaupun keluarga besar papaku termasuk papa menikah dengan orang minahasa... satu hal yang gak bisa dipungkiri bahwa kami memiliki warisan wajah oriental... itu gak bisa dihapus dengan cara apapun... termasuk ketika pasien-pasienku memanggilku dengan sebutan "dokter cina" atau adik-adikku memanggiku dengan sebutan "cici"

Kebebasan beragama termasuk adat istiadat tionghoa yang akhirnya diperoleh pada pemerintahan presiden Gus Dur membuat warga keturunan bisa bernapas lega dan lebih leluasa dengan adat istiadat yang ada termasuk merayakan imlek secara terbuka...

Me and the ornament of Chinesse New Yar

Aku sendiri gak pernah menyesal dengan hilangnya tradisi itu bertahun-tahun dari hidup keluarga besarku... ada maksud yang baik di balik itu semua, termasuk betapa aku tidak kesulitan untuk sekolah dan bekerja... dan satu keuntungan lagi adalah tipikal wajah orang minahasa tidak jauh beda dengan wajah oriental sehingga kalau kalian berada di kotaku Manado akan ada sedikit kesulitan membedakan mana yang warga keturunan dan mana yang pure minahasa...

Meskipun tradisi tionghoa sebagian besar tidak di kenal di keluarga besarku tapi warisan wajah, warisan semangat juang khas orang tionghoa yang tidak kenal menyerah, yang pedagang ulet melekat kayak lem dan perangko, sebagai warisan turun temurun dari Yuen Tak kepada anak cucunya...

Aku bangga sebagai warga negara Indonesia... termasuk dalam suku bangsa terbesar di dunia... dan diatas semuanya aku bangga menjadi warga Kerajaan Allah yang tidak membedakanku berdasarkan suku, warna kulit, atau kebangsaanku...

Happy Chinesse New Year...  
_angie maurene_

Gong Xi Fa Cai 2012

Selasa, 15 November 2011

United & Rising



moment tanggal cantik 11.11.11 juga jadi moment dimulainya ajang olah raga asia tenggara yang dikenal dengan sea games... kali ini Indonesia menjadi tuan rumah... rasanya sejak era reformasi, olahraga tidak mendapat greget seperti dulu, gak ada euforia disertai anjloknya prestasi penguasa sea games, negara dengan penduduk terbanyak di asia tenggara yaitu Indonesia...

taon ini keramaian sea games dimulai dengan kekhawatiran persiapan venue di Palembang yang amburadul... media ramai membahasnya setiap hari, masyarakat mulai menunjukkan perhatiannya, sorotan, dukungan, atau apapun itu setidaknya sea games kali ini sudah mendapat perhatian...



tulisan ini kubuat di hari ke-4 sesudah pembukaan sea games, ketika aku harus mengakui kalau akupun teralih perhatiannya untuk terus mengikuti perkembangan atlet2 Indonesia yang seperti menjawab kekuatiran tentang anjloknya prestasi mereka dengan kejutan2 yang menyenangkan... sampai tulisan ini ku buat Indonesia masih memimpin perolehan medali dan meninggalkan negara lainnya dengan perbedaan yang mencolok...


angin euforia itupun sampai pada diriku yang berheboh-heboh ria di depan layar tv ketika menyaksikan Garuda muda menghancurkan kejayaan si Gajah putih di lapangan hijau... semangat ayo Indonesia bisa sepertinya menjawab setiap keraguan masyarakat Indonesia... senang rasanya melihat semangat para atlet yang tidak kenal putus asa, senang rasanya melihat semangat para suporter yang mengerahkan segala daya mendukung atlet yang sementara bertanding...



semoga prestasi yang saat ini ditorehkan oleh atlet-atlet Indonesia bisa menjadi pemicu semangat generasi muda Indonesia lainnya untuk mengukir prestasi... 

Ayo Indonesia bisa...




ayo Indonesia Bisa
- angie -

Selasa, 25 Oktober 2011

Indonesia Bisa

Aku ingin kamu bisa
Menghadapi segalanya
Memang berat dan tak mudah
Tapi kami akan selalu ada

Ayo Ayo Ayo Indonesia bisa
Ayo Ayo Ayo bangkit bersatulah
Ayo ayo ayo kami disini tuk mendukungmu
Ayo Ayo Ayo lepaskan bebanmu
Ayo Ayo Ayo kejarlah mimpimu
Ayo Ayo Ayo kami disini tuk mendukungmu

Jangan takut jangan rindu
Maju terus pantang mundur
Memang berat dan tak mudah 
Tapi kami akan selalu ada

Ayo Ayo Ayo Indonesia bisa
Ayo Ayo Ayo bangkit bersatulah
Ayo ayo ayo kami disini tuk mendukungmu
Ayo Ayo Ayo Indonesia bisa
Ayo Ayo Ayo bangkit bersatulah
Ayo ayo ayo kami disini tuk mendukungmu


Diatas adalah lirik lagu Ayo Indonesia Bisa yang dinyanyikan oleh Ello Ft. Sherina buat ngedukung Indonesia di ajang Sea Games 2011... Lagu ini jadi gak asing di telinga karena Clear menggunakannya sebagai jingle iklan mereka... Lagu easy listening, simple word but full of meaning... Intinya cuma satu... ngedukung atlet-atlet Indonesia yang akan bertanding di Sea Games bahwa mereka bisa... Yes, They Can (familiar kan dengan semboyannya Mr. Obama - Yes We Can...

Aku belum pernah membaca jurnal or penelitian dari para ahli tentang seberapa besar efek sebuah dukungan... but based on my experience... support dan dukungan dari orang-orang yang ada disekitar memberikan pengaruh yang gede - terutama dari orang-orang special - entah kenapa efeknya meningkat berlipat-lipat... meningkatkan adrenaline orang yang sementara berjuang... bahkan yang perjuangannya ngandelin power... support bisa menjadi tambahan power yang gak terhitung nilainya... seperti popeye yang dapat tambahan tenaga dari bayam yang dimakannya... (hmmmm apa hubungannya ya???!!!)


T  A  P  I


buset... gede banget TAPInya... based on my experience again.... segede apapun support yang kau terima, se 'mati-matian' supporter yang ngedukung, senorak, segokil, seheboh apapun itu............. KALO kamu sendiri yang harusnya berjuang tapi maju dengan setengah hati atau gak memiliki persiapan apapun..... HASILNYA tetap saja NOL besar.... gak ada olahragawan yang gak berlatih dan hanya berharap dari para suporter dan bisa menjadi seorang pemenang.... gak ada seseorang yang sementara bertanding or berjuang dalam hal apapun dan gak mempersiapkan dirinya lalu berharap mendapat hal yang maksimal.... semua teoripun akan mengatakan hal yang sama.... sama kayak diriku... untuk mengejar impianku menjadi seorang pemegang pisau alias ahli bedah, aku harus balik sekolah... kembali belajar dalam waktu yang 'lumayan' 5,5 tahun, belajar-berlatih-praktek, ditempa dengan berbagai tekanan mental dan fisik... nantinya di tahun 2015 (Kalau Tuhan berkenan) aku sudah menjadi seorang pemegang pisau...

Semua orang yang tenar dan sukses dalam bidang masing-masing.... kalau bisa disurvey... bukanlah proses yang instan, sekali pengen langsung jadi tenar, langsung jadi sukses... well biasanya memang hanya ketenaran, kesuksesan mereka yang terekspose.... TAPI coba liat behind the scene mereka.... gimana mereka prepare hemself sebelum meraih The TOP in their life, gimana mereka berjuang mempertahankan apa yang sudah mereka raih... gak ada yang namanya instan.... So, jangan iri melihat ketenaran dan kesuksesan seseorang... kamu harus mencari tau lika-liku perjalanan mereka.... 
the last sebelum blogku ini kesana sini gak jelas (hehehehehehe).... buat kontingen Indonesia, buat para olahragawan negeriku yang akan berjuang di Sea Games... Buat semua orang yang sementara berjuang (dalam hal apapun dalam hidupnya)... Kamu bisa... Kamu pasti bisa... 



YOU + Ur Supporter = Amazing



Ayo Ayo Ayo Indonesia bisa.... (supportermu banyak banget lho.... ratusan juta)